Rabu, 14 Maret 2012

Contoh Penggunaan GUI

     Halo-halo ketemu lagi nih sama saya di postingan ke-4 hari ini, hehehe. Maklumlah tuntutan tugas JAVA hehehe. Kali ini saya akan memberikan salah satu penggunaan GUI yang telah saya sampaikan sebelumnya di sini.

Berikut Ini merupakan Contoh - Contoh penggunaan GUI
mulai dari button, labe, text Area, Text Box, Dll :











Itu tadi adalah postingan dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf, Thanks.

Graphic User Interface (GUI)




     Halo teman-teman semua, kali ini saya kan menjelaskan tentang GUI di java. Langsung aja deh, cekidot :


Pengertian GUI
     Antar muka komputer yang berbasiskan grafis. Adalah citra grafis yang ditampilkan di layar komputer yang memungkinkan untuk mengakses aplikasi software dengan memakai menu dropdown, dialog box, radio button, check box, panel, tabs, toolbar, icon shortcuts dan tool lain. Atau bisa juga dikatakan jenis antarmuka pengguna yang memungkinkan orang untuk berinteraksi dengan program dengan lebih banyak dengan gambar daripada perintah teks. Sebuah GUI grafis menawarkan ikon, dan visual indikator, sebagai lawan dari antarmuka berbasis teks. Contoh perangkat yang menggunakan GUI:  perangkat genggam seperti MP3 Players, Portable Media Player dan perangkat Permainan. GUI ini dimulai pertama kali dengan X Windows hasil penelitian di MIT, kemudian Macintosh, Sun View, lalu disusul oleh Microsoft Windows, dan sistem operasi lainnya.

JAVA
     Java merupakan suatu teknologi perangkat lunak yang di dalamnya mencakup bahasa pemrograman. Selain itu Java juga merupakan suatu platform yang memiliki virtual machine dan library yang diperlukan untuk menulis dan menjalankan suatu program. Java sendiri pada awalnya dikembangkan pada lingkungan komputer oleh Sun Microsystem Inc. dengan tujuan untuk menghasilkan suatu bahasa komputer sederhana tanpa harus terikat pada arsitektur tertentu. Maka tak heran jika dalam perkembangannya Java dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi seperti Linux, Windows maupun Unix.
Karena keunikan dan kehandalannya, Java pun semakin banyak dikenal. Pada tahun 1995 Sun meluncurkan sebuah browser berbasis Java dengan julukan Hot Java, kemudian diikuti Netscape yang memutuskan untuk membuat browser dengan dilengkapi bahasa Java di dalamnya. Setelahnya ikut bergabung pula berbagai pengembang ternama diantaranya IBM dan Microsoft. Kemudian pada tahun berikutnya, Sun Microsystem Inc. merilis Java Software Development Kit (JDK) pertamanya, JDK 1.1. Dan terus berkembang dari pemrograman applet yang berjalan di browser menjadi pemrograman kelas dunia yang banyak digunakan untuk pengembangan aneka ragam aplikasi. Tidak hanya pada komputer, Java juga dapat berjalan pada bermacam-macam perangkat, mulai telepon genggam sampai aplikasi berskala enterprise pada komputer server.

JAVA GUI
     Dapat disimpulkan bahwa Java GUI adalah pemrograman dengan bahasa Java yang dibuat menggunakan aplikasi yang berbasiskan GUI. Tujuannya adalah menambahkan komponen-komponen yang tidak bisa dibuat dalam basis text. Komponen-konponen tersebut bisa berupa tombol, gambar, dll. Tujuannya  adalah untuk memudahkan user menggunakan program yang dibuat tersebut.
sumber :
http://en.wikipedia.org/wiki/Graphical_user_interface
http://www.total.or.id/info.php?kk=graphical%20user%20interface
http://signal5.wordpress.com/2008/11/29/sekilas-tentang-java/

Contoh Java GUI


contoh seperti berikut :
import javax.swing.JLabel;
import javax.swing.JTextField;
import javax.swing.JButton;
import javax.swing.JPanel;
import javax.swing.JOptionPane;
import java.awt.GridLayout;
import javax.swing.JFrame;
import java.awt.event.ActionListener;
import java.awt.event.ActionEvent;
public class guijava implements ActionListener {
JLabel labelBilangan1 = new JLabel(“bilangan 1: “);
JTextField fieldBilangan1 = new JTextField(10);
JLabel labelBilangan2 = new JLabel(“bilangan 2: “);
JTextField fieldBilangan2 = new JTextField(10);
JLabel labelHasil = new JLabel(“hasil: “);
JTextField fieldHasil = new JTextField(10);
JButton buttonTambah = new JButton(“tambah”);
JButton buttonHapus = new JButton(“hapus”);
JPanel panelPenjumlahan = new JPanel();
guijava(){
GridLayout gl = new GridLayout(4,2);
panelPenjumlahan.setLayout(gl);
panelPenjumlahan.add(labelBilangan1);
panelPenjumlahan.add(fieldBilangan1);
panelPenjumlahan.add(labelBilangan2);
panelPenjumlahan.add(fieldBilangan2);
panelPenjumlahan.add(labelHasil);
panelPenjumlahan.add(fieldHasil);
panelPenjumlahan.add(buttonTambah);
panelPenjumlahan.add(buttonHapus);
buttonTambah.addActionListener(this);
buttonHapus.addActionListener(this);
JFrame jendela = new JFrame(“Contoh GUI Java”);
jendela.setContentPane(panelPenjumlahan);
jendela.setSize(400,150);
jendela.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
jendela.setVisible(true);
jendela.setResizable(false);
}
public static void main(String[] args) {
guijava contohGUI = new guijava();
}
public void actionPerformed(ActionEvent kejadian) {
try {
if(kejadian.getSource() == buttonTambah) {
int bilangan1 = Integer.parseInt(fieldBilangan1.getText());
int bilangan2 = Integer.parseInt(fieldBilangan2.getText());
int hasil = bilangan1 + bilangan2;
fieldHasil.setText(Integer.toString(hasil));
}
else {
fieldBilangan1.setText(“”);
fieldBilangan2.setText(“”);
fieldHasil.setText(“”);
fieldBilangan1.requestFocus();
}
}
catch(Exception a) {
JOptionPane.showMessageDialog(panelPenjumlahan, “anda salah memasukkan angka.”);
}
}
}

Itu tadi adalah posting dari saya kali ini, semoga bermanfaat bagi kalian semua, Thanks.
sumber 

Stream I/O

     Halo semuanya, hari ini insyaallah saya bakal update blog besar-besaran, hahaha. Maklumlah ada tugas dari guru JAVA nih. Kali ini saya akan lebih memperjelas tentang Stream I/O yang sudah pernah saya posting di sini.




  • Pengenalan Stream IO

     Sistem IO di Java adalah bagian dari library Java yang bertugas menangani input dan output dalam sebuah program Java. Input dan output ini bentuknya bisa bermacam-macam, di antaranya:

  1. Menangani input dan output dari dan ke standar output
  2. Menangani operasi file (membaca atau menulis file)
  3. Memproses data yang masuk melalui soket, dll

     Arsitektur library IO di Java dirancang sedemikian rupa sehingga memudahkan dilakukannya ekstensi terhadap library yang sudah ada. Akan tetapi, rancangan tersebut membuat banyak orang yang baru belajar Java menjadi agak sulit untuk memahami sistem IO ini. Di post ini saya akan mencoba menjelaskan dasar dari sistem IO ini.

     Pada dasarnya, membaca atau menulis IO itu adalah melakukan operasi pembacaan dan penulisan array of byte. Untuk urusan input, kelas dasar yang digunakan adalah java.io.InputStream, sementara untuk urusan output yang digunakan adalah kelas java.io.OutputStream. Kedua kelas tersebut merupakan kelas abstrak yang akan menjadi kelas dasar dalam IO di Java. Kelas-kelas yang mengimplementasikan InputStream antara lain AudioInputStream untuk membaca file dalam format audio, ByteArrayInputStream untuk membaca input dalam format byte array.

     Walaupun sebenarnya operasi IO adalah operasi pembacaan dan penulisan array of byte, akan tetapi seringkali kita butuh untuk membaca dan menulis dalam format teks. Untuk lebih memudahkan dalam melakukan hal tersebut, Java menyediakan kelas abstrak Reader untuk melakukan operasi pembacaan stream dalam format teks dan kelas abstrak Writer untuk melakukan penulisan dalam format teks. Kelas-kelas yang mengimplementasikan kelas Reader antaranya InputStreamReader, BufferedReader, dan FileReader.



  • Konsep Dasar

Stream IO
Semua data di Java dibaca dan ditulis dengan menggunakan stream. Stream adalah representasi abstrak dari aliran data yang berjalan dari sumber (input stream) ke tujuan (output stream).
Contoh:

  1. Membaca dan menulis file di dan ke harddisk
  2. Membaca dan menulis teks ke console.
  3. Membaca dan menulis melalui network

I/O Streams
Untuk membaca, program membuka stream pada sumber ( file, memory, socket) dan membaca informasi secara sekuensial. Untuk menulis, program mengirim informasi ke tujuan dengan cara membuka stream tujuan, selanjutnya menulis informasi secara sekuensial.
Cara menggunakan stream
Prosedur penggunaan byte stream dan character stream sama
Input stream

  1. Membuat objek yg berasosiasi dengan data source Contoh : FileInputStream
  2. Membaca informasi dari stream dengan menggunakan method objek tersebut Contoh: read()
  3. Bila selesai, panggil method close.

Output Stream

  1. Membuat objek yg berasosiasi dg data destination. Contoh : BufferedWriter
  2. Menulis informasi ke stream tujuan dg menggunakan method objek tersebut. Contoh: write() 
  3. Bila selesai, panggil method close.

InputStream and OutputStream Classes
Level tertinggi pada hirarki package java.io adalah dua abstract class: InputStream dan OutputStream. Keduanya langsung dibuat dengan meng- extend class Object. Class InputStream dan OutputStream mempunyai beberapa method dasar untuk membaca dan menulis bytes.
InputStream dan OutputStream
InputStream dan OutputStream adalah abstract class untuk stream I/O, yaitu untuk membaca dan menulis data dari dan ke file. Untuk membaca digunakan class yang mengimplementasikan InputStream, contoh : FileInputStream. Untuk menulis digunakan class yang mengimplementasikan OutputStream, contoh : FileOutputStream.
Hirarki Class InputStream dan OutputStream
InputStream

  • FileInputStream 
  • ByteArrayInputStream 
  • FilterInputStream 
  • DataInputStream 
  • BufferedInputStream 
  • PushbackInputStream 
  • ObjectInputStream 
  • PipedInputStream 
  • SequenceInputStream

 OutputStream

  • FileOutputStream 
  • ByteArrayOutputStream 
  • FilterOutputStream
  • DataOutputStream
  • BufferedOutputStream
  • PrintStream
  • ObjectOutputStream
  • PipedOutputStream

  • Contoh Program
Berikut ini adalah contoh program Stream IO :


Ini adalah syntax yang menggunakan class FileOutputStream untuk menulis File.

Itu tadi adalah posting dari saya. Bila ada kekurangan atau kesalahan mohon dimaafkan, Thanks.

I/O Stream ? Apa tuh ?

     Halo semuanya, gak kerasa nih dah lama saya gak update blog, hahaha. Maklum lah lagi sibuk-sibuknya ngerjain TA nih. hahaha. Oh ya kali ini saya akan berbagi tentang I/O Stream. Kalau mau tau mungkin bisa langsung lihat aja di bawah ini :

STREAM


     Stream adalah sebuah abstraksi yang dapat memberikan atau mendapatkan informasi. Stream dapat dihubungkan dengan peralatan fisik yang terdapat dalam system I/O Java, seperti : keyboard, file, layar consule dan lainnya.


Dalam Java, Stream didefinisikan dengan menggunakan empat kelas abstrak, yaitu :
-InputStream,
-OutputStream,
-Reader, dan
-Writer.


Tipe Stream
Untuk tipe dari stream, terdapat beberapa tipe yang dapat digunakan, yaitu:


1.Stream Byte
     Didefinisikan dengan menggunakan dua buah hirarki kelas, yakni InputStream dan OutputStream yang keduanya dideklarasikan sebagai kelas abstrak.
Kelas-kelas stream byte yang terdapat dalam paket java.io:
BufferedInputStream
BufferedOutputStream
DataInputStream
DataOutputStream
FileInputStream
FileOutputStream
InputStream
OutputStream      
Dll.


2.Stream Karakter
     Berbasis pada dua buah kelas abstrak, yaitu Reader dan Writer.
Kelas-kelas stream karakter yang terdapat dalam p`ket java.io:


BufferedReader
BufferedWriter
FileReader
FileWriter
InputStreamReader
OutputStreamWriter      
Dll.


3.Stream yang Telah Terdefinisi
     Semua program Java secara otomatis akan mengimpor paket java.lang. Paket ini mendefinisikan kelas System yang mendefinisikan variabel stream : in, out, dan err.


     System.out mengacu pada Stream output standart, System.in mengacu pada Stream input standart, dan System.err mengacu pada stream error standart.



A.Melakukan Inputan


Di sini, kita menggunakan konstruktor dari BufferedRedader sebagai berikut :


BufferedReader(Reader inputReader)


     Konstruktor ini akan dihubungkan dengan InputStreamReader yang dapat mengkonversi Byte ke Karakter, dengan menggunakan System.in. Untuk dapat menggunakan System.in maka menggunakan konstruktor


InputStreamReader(InputStream inputStream)


     inputStream dapat diisi dengan System.in. Dengan demikian untuk membuat objek BufferedReader yang terhubung dengan keyboard, kita perlu menggunakan kode berikut :


InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);
BufferedReader br = new BufferedReader( isr );




1.Membaca Input Data Karakter
Untuk menginput jarakter, gunakan method read(). Dengan pendeklarasian int read() throws IOException


contoh :

import java.io.*; //mengimpor atau memasukkan paket-paket yang disediakan 

class InputKarakter
{
public static void main (String[] args) throws IOException
{
System.out.println(“Masukkkan sembarang karakter : ”);
char huruf;


InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);
BufferedReader br = new BufferedReader( isr );


huruf = (char) br.read();


System.out.println(“Karakter masukkan “+ huruf);
}
}

2.Membaca Input Data String
Untuk menginput string, gunakan method readLine(). Dengan pendeklarasian String read() throws IOException


contoh :

import java.io.*;

class InputString
{
public static void main (String[] args) throws IOException
{
System.out.println(“Masukkkan sembarang kata : ”);
String kata;


InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);
BufferedReader br = new BufferedReader( isr );


kata = br.readLine();


System.out.println(“Kata masukkan “+ kata);
}
}

3.Membaca Input Data Numerik
Untuk menginput Numerik, gunakan input terhadap data String, kemudian dikonversi ke bilangan bulat menggunakan method parseInt() pada kelas Integer. Parameter yang dilewatkan dalam method tersebut harus bertipe String.

contoh :

import java.io.*;


class InputNumerik
{
public static void main (String[] args) throws IOException
{
System.out.println(“Masukkkan sembarang bilangan : ”);
String angka;


InputStreamReader isr = new InputStreamReader(System.in);
BufferedReader br = new BufferedReader( isr );


angka = br.readLine();
bil = Integer.parseInt(angka);


System.out.println(“Bilangan masukkan : “+bil);
}
}

Itu tadi adalah beberapa hal tentang I/O Stream, semoga yang saya berikan bermanfaat pada anda. Thanks.

Senin, 12 Maret 2012

Jenis-jenis Enkripsi

Jenis-jenis Enkripsi

          
          Enkripsi adalah proses mengacak data sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain. Pada kebanyakan proses enkripsi, kita harus menyertakan kunci sehingga data yang dienkripsi dapat didekripsikan kembali. Ilmu yang mempelajari teknik enkripsi disebut kriptografi. Gambaran sederhana tentang enkripsi, misalnya mengganti huruf a dengan n, b dengan m dan seterusnya. Enkripsi juga bisa disebut proses mengamankan suatu informasi dengan membuat informasi tersebut tidak dapat dibaca tanpa bantuan pengetahuan khusus. Keuntungan dari enkripsi adalah kode asli kita tidak dapat dibaca oleh orang lain. 
          Enkripsi telah digunakan untuk mengamankan komunikasi di berbagai negara, namun, hanya organisasi-organisasi tertentu dan individu yang memiliki kepentingan yang sangat mendesak akan kerahasiaan yang menggunakan enkripsi.
          
          Berikut ada beberapa macam metode enkripsi yang dapat tmen2 gunakan pada pemrograman website seperti PHP, ASP dan yang lainnya :

1. Metode Enkripsi MD2
          Message-Digest algortihm 2 (MD2) adalah fungsi hash cryptographic yang dikembangkan oleh Ronald Rivest pada tahun 1989. Algoritma dioptimalkan untuk komputer 8-bit. MD2 yang ditetapkan dalam RFC 1319. Meskipun algoritma lainnya telah diusulkan sejak dulu, seperti MD4, MD5 dan SHA, bahkan sampai dengan 2004 [update] MD2 tetap digunakan dalam infrastruktur kunci publik sebagai bagian dari sertifikat yang dihasilkan dengan MD2 dan RSA.
2. Metode Enkripsi MD4
          Message-Digest algortihm 4(seri ke-4) yang dirancang oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT pada tahun 1990. Panjangnya adalah 128 bit. MD4 juga digunakan untuk menghitung NT-hash ringkasan password pada Microsoft Windows NT, XP dan Vista.
3. Metode Enkripsi MD5
           MD5 adalah salah satu dari serangkaian algortima message digest yang didesain oleh Profesor Ronald Rivest dari MIT (Rivest, 1994). Saat kerja analitik menunjukkan bahwa pendahulu MD5 yaitu MD4 mulai tidak aman, MD5 kemudian didesain pada tahun 1991 sebagai pengganti dari MD4 (kelemahan MD4 ditemukan oleh Hans Dobbertin). Dalam kriptografi, MD5 (Message-Digest algortihm 5) ialah fungsi hash kriptografik yang digunakan secara luas dengan hash value 128-bit. Pada standart Internet (RFC 1321), MD5 telah dimanfaatkan secara bermacam-macam pada aplikasi keamanan, dan MD5 juga umum digunakan untuk melakukan pengujian integritas sebuah file.
4. Metode Enkripsi SHA
          SHA adalah serangkaian fungsi cryptographic hash yang dirancang oleh National Security Agency (NSA) dan diterbitkan oleh NIST sebagai US Federal Information Processing Standard.
SHA adalah Secure Hash Algoritma. Jenis-jenis SHA yaitu SHA-0, SHA-1, dan SHA-2.
Untuk SHA-2 menggunakan algoritma yang identik dengan ringkasan ukuran variabel yang terkenal sebagai SHA-224, SHA-256, SHA-384, dan SHA-512.
5. Metode Enkripsi RC4
          RC4 merupakan salah satu jenis stream cipher, yaitu memproses unit atau input data pada satu saat. Unit atau data pada umumnya sebuah byte atau bahkan kadang kadang bit (byte dalam hal RC4). Dengan cara ini enkripsi atau dekripsi dapat dilaksanakan pada panjang yang variabel. RC4 adalah penyandian stream cipher yang dibuat oleh Ron Riverst pada tahun 1987 untuk pengamanan RSA. Algoritmanya didasarkan pada permutasi acak.

6. Metode Enkripsi Base64
          Base64 adalah sistem untuk mewakili data mentah byte sebagai karakter ASCII.
Base64 menyediakan 6-bit encoding 8-bit ASCII karakter.
Base64 merupakan format yang dicetak menggunakan karakter, memungkinkan binari data yang akan dikirim dalam bentuk dan email, dan akan disimpan di database atau file.


sumber : http://securehacklink.org

Jumat, 06 Januari 2012

Kotak Makan Siang (Bentō) di Jepang Yang Paling Unik

     Bentō (弁当 atau べんとう ?) atau o-bentō adalah istilah bahasa Jepang untuk belal makanan berupa nasi berikut lauk-pauknya yang dikemas praktis dan bisa dibawa dan dimakan di tempat lain. Seperti halnya nasi bungkus, bentō bisa dimakan sebagai makan siang, makan malam, atau bekal piknik.

      Bentō biasanya dikemas untuk porsi satu orang, walaupun dalam arti luas bisa berarti makanan bekal untuk kelompok atau keluarga. Bento dibeli atau disiapkan sendiri di rumah. Ketika dibeli, bentō sudah dilengkapi dengan sumpit sekali pakai, berikut penyedap rasa yang disesuaikan dengan lauk, seperti kecap asin atau saus uster dalam kemasan mini.

      Ciri khas bentō adalah pengaturan jenis lauk dan warna agar sedap dipandang serta mengundang selera. Kemasan bento selalu memiliki tutup, dan wadah bentō bisa berupa kotak atau nampan segi empat dari plastik, kotak roti, atau kotak kayu kerajinan tangan yang dipernis. Ibu rumah tangga di Jepang dianggap perlu terampil menyiapkan bentō, walaupun bentō bisa dibeli di mana-mana. Di Indonesia, hidangan ala bento mulai dipopulerkan jaringan restoran siap saji Hoka-Hoka Bento sejak tahun 1985.

     Kali ini saya akan membagikan beberapa contoh bento yang memiliki bentuk dan tampilan yang unik. Cekidot deh :


Bentō dengan design NOTEBOOK dengan OS Windows XP.


Bentō dengan design Linux.



Bentō dengan design Super Mario Bros.



Bentō dengan design robot aneh nih gan...




Bentō dengan design Nintendo DS.




Bentō dengan design Robot dari Penny Arcade.



Bentō dengan design Lego.



Bentō dengan design joystick Sony Playstation.



Bentō dengan design Wall-E.



Bentō dengan design joystick Xbox 360.

 Bentō dengan design Spiderman.

 Bentō dengan design Angry Birds.

 Bentō dengan design Hello Kitty.
 Bentō dengan design Nemo.

Itu tadi adalah beberapa bento yang memeliki bentuk yang unik. Semoga kalian semua dapat terhibur.

sumber

Mengapa Minum Darah Itu Berbahaya ???


     Pertengahan Agustus lalu, warga Texas, Amerika Serikat, digegerkan oleh Lyle Bensley, pemuda 19 tahun, yang mendobrak apartemen seorang perempuan dan menggigit lehernya. Bensley mengaku sebagai vampir berumur 500 tahun yang membutuhkan darah agar tetap hidup. Untungnya perempuan itu berhasil kabur. Polisi menangkap Lyle dengan tuduhan melakukan penyerangan.
 
   Tokoh vampir haus darah memang banyak ditemukan di televisi, film layar lebar, dan toko buku pada saat ini, seperti novel dan film Twilight serta serial True Blood. Namun meminum darah, seperti apa yang hendak dilakukan Bensley, sebenarnya sangatlah berbahaya bagi tubuh.

      Dalam jumlah kecil, sekadar beberapa sendok, dan bila darah itu bebas dari bakteri pathogen, minum darah mungkin tidak apa-apa. Fakta sebenarnya, ketika diminum, darah bersifat toksik alias beracun.

      Di dalam jantung dan pembuluh darah, darah sangat penting bagi kehidupan. Tetapi ketika darah itu diminum, apalagi dalam jumlah besar, bahaya keracunan pun mengintai.

      Bahaya itu muncul karena darah kaya akan zat besi, dan tubuh sulit mengeluarkan kelebihan zat besi. Setiap binatang yang mengkonsumsi darah secara reguler menghadapi risiko kelebihan besi. Meski dibutuhkan tubuh, zat besi dalam dosis tinggi bisa meracuni tubuh.
 
     Kondisi keracunan zat besi itu disebut haemochromatosis, yang dapat menyebabkan beragam penyakit, seperti gangguan liver, penimbunan cairan dalam paru-paru, dehidrasi, tekanan darah rendah, dan gangguan saraf.

      Tubuh binatang yang mencerna darah telah mengembangkan mekanisme pencernaan khusus. “Kelelawar vampir membutuhkan asupan zat besi dalam jumlah besar, yang membantu membuat hemoglobin membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh,” kata Katherine Ramsland, dosen psikologi forensik di DeSales University di Pennsylvania. “Asupan zat besi yang jauh lebih tinggi daripada yang dibutuhkan itu membuat kelelawar tersebut mempunyai proses khusus untuk membuangnya.”
 
     Dalam buku The Science of Vampires yang ditulisnya pada 2002, Ramsland menyatakan bahwa ketika diminum, darah memasuki saluran yang diadaptasikan untuk mengekstrak nutrisi. “Riset pada sistem itu menunjukkan bahwa kelelawar memiliki membran mukosa dalam saluran ususnya, yang menjadi perantara untuk mencegah besi memasuki aliran darah,” ujarnya.

      Karena manusia tidak memiliki mekanisme pengekstrak besi seperti kelelawar vampir, meminum darah dapat membunuh kita.
 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates