Selasa, 27 September 2011

Daftarkan Blog ke Search Engine

     Halo semuanya, Udah pada tahu kan yang namanya Search Engine ? Pasti udah pada tau, kali ini saya akan membagikan bagaimana caranya kita untuk mendaftarkan blog kita ke 3 Search Engine yang cukup terkenal di dunia. Ke 3 Search Engine itu adalah google, yahoo, dan bing. Dari statistik, saat ini Google adalah search engine yang paling banyak digunakan orang untuk mencari kata kunci atau keyword. 


1. Cara daftar ke Google...


     Bisa dibilang Google adalah rajanya Search Engine, saya sangat menyarankan sobat untuk mendaftarkan blog sobat pertama kali di Google.

     Untuk cara mendaftarnya masuk ke http://www.google.com/addurl atau klik disini. Pada halaman formulir pendaftaran, isi alamat blog kalian dan beri komentar sesuai tema blog kalian, kemudian klik tombol Add Url. 


google

2. Cara Daftar ke Yahoo....
     Untuk mendaftarkan blog kalian ke Yahoo, syaratnya kalian harus sudah mempunya account Yahoo terlebih dahulu. Kalau kalian sudah punya atau membuat account di Yahoo, silahkan menuju halaman http://siteexplorer.search.yahoo.com/submit atau langsung saja klik disini. Kemudian untuk mengisi formulir pendaftarannya, perhatikan dua kolom isian yang di sediakan oleh Yahoo. 

Kolom yang pertama kalian bisa isikan alamat Website atau Blog sobat, seperti ini contohnya : 
http://www.namablog.blogspot.com

Kolom yang kedua kalian bisa isikan alamat sitemap kalian, contoh :
http://www.namablog.blogspot.com/atom.xml

Kemudian klik Submit.

yahoo

3. Cara Daftar ke Bing... 

Search Engine bing cukup  banyak dipergunakan orang sebagai mesin pencari, jadi saya sarankan sebisa mungkin kalian daftarkan juga blog kalian ke bing.
Silahkan membuka halaman http://www.bing.com/docs/submit.aspx?FORM=WSDD2 atau langsung saja klik disini.

Kemudian pada halaman formulir, isi kode verifikasi dan kalian diminta memasukkan alamat blog kalian.

bing 

     Itu tadi adalah cara memasukkan blog anda ke beberapa Search Engine di atas. Semoga blog kalian semua segera terindeks di Google, Yahoo dan Bing. Bila ada yang masih bingung bisa langsung ditanyakan, Wassalamualaikum wr. wb.

Minggu, 25 September 2011

Implementasi Fisik Database Pengiriman Barang

Berikut adalah bentuk Implementasi fisik pengiriman barang

penjelasan :

1. biaya pengiriman, masuk pada entitas detail barang karena setiap barang memiliki data yang berbeda
2. barang dapat dituliskan hanya nama saja contoh : pada stroke pengiriman biasanya ditulis parcel tetapi di detail dapat dijelaskan barang apa saja yang ada
3. biaya pengiriman tergantung dari data yang ada didetail barang
4. pada entitas transaksi kita dapat melihat barang yang dikirim, siapa pengirimnya, dan bukti pengiriman

ERD Pengiriman Barang

Berikut adalah gambar dari ERD pengiriman barang

Penjelasan :


1. satu pegawai dapat melakukan banyak transaksi
2. satu pelanggan dapat melakukan banyak transaksi
3. satu kurir dapat melakukan banyak transaksi
4. satu transaksi dapat memiliki banyak barang
5. banyak barang hanya memiliki satu detail barang

Sabtu, 24 September 2011

Membuat Label Cloud Berputar

     Label (tag) adalah kata kunci non hierarki atau tidak bertingkat yang tugasnya adalah menunjukkan potongan-potongan informasi (seperti petunjuk internet,gambar digital,atau file komputer). Label merupakan jenis metadata yang membantu untuk menjelaskan suatu hal dan memungkinkan hal tersebut ditemukan ketika melakukan pencarian (browsing).

     Label yang akan saya terangkan kali ini adalah label yang berada di blogger. Di blogger ada 2 macam yang bisa dgunakan secara default, yaitu cloud dan daftar.  Untuk contoh tampilan label bisa di lihat di bawah ini :

             Label Cloud                                                                           Label Daftar

     Tapi kali ini saya akan memberikan sedikit variasi pada label jenis cloud. Pada variasi ini label cloud akan lebih menarik. Tampilannya bisa dilihat di bawah ini : 
     Label cloud berputar ini terlihat lebih menarik karena gerakannya yang dinamis sehingga dapat menarik perhatian para pengunjung blog kita dan label cloud ini gerakannya juga mengikuti cursor. 

     Karena untuk membuat label cloud berputar memerlukan kode HTML yang cukup panjang, sebaiknya kalian membackup dulu template kalian, agar bila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan bisa dengan mudah mengmbalikan ke keadaaan semula. 

Langkah-langkahnya :

  1. Login ke Blogger dengan ID kalian
  2. Klik Tata Letak
  3. Klik tab Edit HTML
  4. Backup dulu template kalian dengan mengklik Download Template Lengkap
  5. Kemudian klik button Expand Template Widget dan cari kode yg seperti ini :          <b:section class='sidebar' id='sidebarright' preferred='yes'>                                                agar lebih cepat, bisa menggunakan fasilitas ctrl+f lalu tinggal copy paste aja kode yang di atas.
  6. Copy kode berikut ini setelah kode diatas :                                                                                                                                                                                                                  <b:widget id='Label99' locked='false' title='Labels' type='Label'>
    <b:includable id='main'>
    <b:if cond='data:title'>
    <h2><data:title/></h2>
    </b:if>
    <div class='widget-content'>
    <script src='http://sites.google.com/site/bloggerustemplatus/code/swfobject.js' type='text/javascript'/>
    <div id='flashcontent'>Blogumulus by <a href='http://www.roytanck.com/'>Roy Tanck</a> and <a href='http://www.bloggerbuster.com'>Amanda Fazani</a></div>
    <script type='text/javascript'>
    var so = new SWFObject(&quot;http://sites.google.com/site/bloggerustemplatus/code/tagcloud.swf&quot;, &quot;tagcloud&quot;, &quot;240&quot;, &quot;300&quot;, &quot;7&quot;, &quot;#ffffff&quot;);
    // uncomment next line to enable transparency
    //so.addParam(&quot;wmode&quot;, &quot;transparent&quot;);
    so.addVariable(&quot;tcolor&quot;, &quot;0x333333&quot;);
    so.addVariable(&quot;mode&quot;, &quot;tags&quot;);
    so.addVariable(&quot;distr&quot;, &quot;true&quot;);
    so.addVariable(&quot;tspeed&quot;, &quot;100&quot;);
    so.addVariable(&quot;tagcloud&quot;, &quot;<tags><b:loop values='data:labels' var='label'><a expr:href='data:label.url' style='12'><data:label.name/></a></b:loop></tags>&quot;);
    so.addParam(&quot;allowScriptAccess&quot;, &quot;always&quot;);
    so.write(&quot;flashcontent&quot;);
    </script>
    <b:include name='quickedit'/>
    </div>
    </b:includable>
    </b:widget>                                                                                                                                                                               
  7. Kemudian Simpan Template kalian dengan mengklik Simpan Template
  8. Kalian bisa merubah ukuran dari label sesuai dengan yang kalian inginkan dengan merubah/mengedit kode yang berwarna merah yang kita copy tadi. keterangan :                        Angka "240" adalah lebar kolom, rubah angkanya sesuai dengan lebar kolom yang diinginkan  Angka "300" adalah tinggi kolom, rubah angkanya sesuai dengan tinggi kolom yang diinginkan Sedangkan #ffffff adalah kode untuk backgroud, rubah kodenya untuk merubah warna background dari label.
  9. Jika masih tidak berfungsi coba ubah labeh daftar menjadi label cloud seperti di bawah ini :


     Itulah sedikit tutorial dari saya. Terima kasih buat roytanck, miscah dan amanda fazani yang telah menyediakan javascript untuk label cloud ini. Bila ada masalah atau atau yang masih tidak dimengerti bisa ditanyakan langsung di komentar, Wassalamualaikum wr. wb.

PHP, Bahasa Skrip di Sisi Server

     PHP (akronim dari PHP Hypertext Preprocessor) adalah skrip yang dijalankan di server. Jadi, konsepnya berbeda dengan javascript yang dijalankan pada sisi klien. Keuntungan penggunaan PHP, kode yang menyusun program tidak perlu dibagikan ke pemakai, yang berarti bahwa kerahasiaan kode dapat di lindungi, atau juga biasa disebut Server Side.

   

Ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded script language maka server akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
  • Membaca permintaan dari client/browser.
  • Mencari halaman/page di server.
  • Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP untuk melakukan modifikasi pada halaman/page.
  • Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet.



     Hal menarik yang oleh PHP tetapi tidak mungkin dilakukan oleh javascript adalah kenyataan bahwa PHP bisa digunakan untuk mengakses beebagai macam database, seperti Access, Oracle, MySQL, dan lain-lain.

     Seperti halnya JavaScript, kode PHP dapat disisipkan pada kode HTML. Selain itu PHP juga bisa digunakan untuk menghasilkan kode-kode HTML.

Keunggulan PHP yang lain adalah :
  • PHP dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda (Windows, Linux, Unix, etc.)
  • PHP merupakan web scripting open source
  • PHP mudah dipelajari
Itu tadi adalah beberapa pengenalan dasar tentang PHP, Wassalamualaikum wr.wb.

Sejarah Penting Dibalik Penemuan Kacamata

BeritaUnik.net
     Kacamata merupakan salah satu penemuan terpenting dalam sejarah kehidupan umat manusia. Setiap peradaban mengklaim sebagai penemu kacamata. Akibatnya, asal-usul kacamata pun cenderung tak jelas dari mana dan kapan ditemukan.

     Lutfallah Gari, seorang peneliti  sejarah sains dan teknologi Islam dari Arab Saudi mencoba menelusuri rahasia penemuan kacamata secara mendalam. Ia mencoba membedah sejumlah sumber asli dan meneliti literatur tambahan.

      Investigasi yang dilakukannya itu membuahkan sebuah titik terang. Ia menemukan fakta bahwa peradaban Muslim di era keemasan memiliki peran penting dalam menemukan alat bantu baca dan lihat itu.

     Lewat tulisannya bertajuk The Invention of Spectacles between the East and the West, Lutfallah mengungkapkan, peradaban Barat  kerap mengklaim sebegai penemu kacamata. Padahal, jauh sebelum masyarakat Barat mengenal kacamata, peradaban Islam telah menemukannya. Menurut dia, dunia Barat  telah membuat sejarah penemuan kacamata yang kenyataannya hanyalah sebuah mitos dan kebohongan belaka.

     ”Mereka sengaja membuat sejarah bahwa kacamata itu muncul saat Etnosentrisme,” papar Lutfallah.
Menurut dia,  sebelum peradaban manusia mengenal kacamata, para ilmuwan tdari berbagai peradaban telah menemukan lensa.  Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya kaca.
     Lensa juga dikenal pada beberapa peradaban seperti Romawi, Yunani, Hellenistik dan Islam. Berdasarkan bukti yang ada, lensa-lensa pada saat itu tidak digunakan untuk magnification (perbesaran), tapi untuk pembakaran. Caranya dengan memusatkan cahaya matahari pada fokus lensa/titik api lensa.

     Oleh karena itu, mereka menyebutnya dengan nama umum “pembakaran kaca/burning mirrors”. ”Hal ini juga tercantum dalam beberapa literatur yang dikarang  sarjana Muslim pada era peradaban Islam,” tutur Lutfallah. Menurut dia,  fisikawan Muslim legendaris, Ibnu al-Haitham (965 M-1039 M), dalam karyanya bertajuk Kitab al-Manazir (tentang optik) telah mempelajarai masalah perbesaran benda dan pembiasan cahaya.

     Ibnu al-Haitam mempelajari pembiasan cahaya melewati sebuah permukaan tanpa warna seperti kaca, udara dan air. “Bentuk-bentuk benda yang terlihat tampak menyimpang ketika terus melihat benda tanpa warna”. Ini merupakan bentuk permukaan seharusnya benda tanpa warna,” tutur al-Haitham seperti dikutip Lutfallah.

     Inilah salah satu fakta yang menunjukkan betapa ilmuwan Muslim Arab pada abadke-11 itu telah mengenali kekayaan perbesaran gambar melalui permukaan tanpa warna. Namun,  al-Haitham belum mengetahui  aplikasi yang penting dalam fenomena ini. Buah pikir yang dicetuskan Ibnu al-Haitham itu merupakan hal yang paling pertama dalam bidang lensa.

     Paling tidak, peradaban Islam telah mengenal dan menemukan lensa lebih awal tiga ratus tahun dibandingkan Masyarakat Eropa. Menurut Lutfallah, penemuan kacamata dalam peradaban Islam terungkap dalam puisi-puisi karya  Ibnu al-Hamdis (1055 M- 1133 M). Dia menulis sebuah syair yang menggambarkan tentang kacamata. Syair itu ditulis  sekitar200 tahun,  sebelum masyarakat Barat menemukan kacamata. Ibnu al-Hamdis menggambarkan kacamata lewat syairnya antara lain sebagai berikut:

     ”Benda bening menunjukkan tulisan dalam sebuah buku untuk mata, benda bening seperti air, tapi benda ini merupakan batu. Benda itu meninggalkan bekas kebasahan di pipi, basah seperti sebuah gambar sungai yang terbentuk dari keringatnya,” tutur al-Hamdis.

     Al-Hamdis melanjutkan, ”Ini seperti seorang yang manusia yang pintar, yang menerjemahkan sebuah sandi-sandi kamera yang sulit diterjemahkan. Ini juga sebuah pengobatan yang baik bagi orang tua yang lemah penglihatannya, dan orang tua menulis kecil dalam mata mereka.”

     Syair al-Hamids itu telah mematahkan klaim peradaban Barat sebagai penemu kacamata pertama.
Pada puisi ketiga, penyair Muslim legendaris itu mengatakan, “Benda ini tembus cahaya (kaca) untuk mata dan menunjukkan tulisan dalam buku, tapi ini batang tubuhnya terbuat dari batu (rock)”.

     Selanjutnya dalam dua puisi, al-Hamids menyebutkan bahwa kacamata merupakan alat  pengobatan yang terbaik bagi orang tua yang menderita cacat/memiliki penglihatan yang lemah. Dengan menggunakan kacamata, papar al-Hamdis, seseorang akan melihat garis pembesaran.

     Dalam puisi keempatnya, al-Hamdis mencoba menjelaskan dan menggambarkan kacamata sebagai berikut: “Ini akan meninggalkan tanda di pipi, seperti sebuah sungai”. Menurut penelitian Lutfallah, penggunaan kacamata mulai meluas di dunia Islam pada abad ke-13 M. Fakta itu terungkap dalam lukisan, buku sejarah, kaligrafi dan syair.

     Dalam salah satu syairnya, Ahmad al-Attar al-Masri telah menyebutkan kacamata. “Usia ua datang setelah muda, saya pernah mempunyai penglihatan yang kuat, dan sekarang mata saya terbuat dari kaca.” Sementara itu,sSejarawan al-Sakhawi, mengungkapkan,  tentang seorang kaligrafer Sharaf Ibnu Amir al-Mardini (wafat tahun 1447 M). “Dia meninggal pada usia melewati 100 tahun; dia pernah memiliki pikiran sehat dan dia melanjutkan menulis tanpa cermin/kaca. “Sebuah cermin disini rupanya seperti lensa,” papar al-Sakhawi.

     Fakta lain yang mampu membuktikan bahwa peradaban Islam telah lebih dulu menemukan kacamata adalah pencapaian dokter Muslim dalam ophtalmologi, ilmu tentang mata.   Dalam karanya tentang ophtalmologi, Julius Hirschberg , menyebutkan, dokter spesialis mata Muslim tak menyebutkan kacamata.  ”Namun itu tak berarti bahwa peradaban Islam tak mengenal kacamata,” tegas Lutfallah. desy susilawati

Eropa dan Penemuan Kacamata
Roger Bacon
     Pada abad ke-13 M, sarjana Inggris, Roger Bacon (1214 M – 1294 M), menulis tentang kaca pembesar dan menjelaskan bagaimana membesarkan benda menggunakan sepotong kaca. “Untuk alasan ini, alat-alat ini sangat bermanfaat untuk orang-orang tua dan orang-orang yang memiliki kelamahan pada penglihatan, alat ini disediakan untuk mereka agar bisa melihat benda yang kecil, jika itu cukup diperbesar,” jelas Roger Bacon.

     Beberapa sejarawan ilmu pengetahuan menyebutkan Bacon telah mengadopsi ilmu pengetahuannya dari ilmuwan Muslim, Ibnu al-Haitam. Bacon terpengaruh dengan kitab yang ditulis  al-Haitham berjudul Ktab al-Manazir Kitab tentang Optik. Kitab karya al-Haitham itu ternyata telah  diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.

     Ide pembesaran dengan bentuk kaca telah dicetuskan jauh sebelumnya oleh al-Haitham. Namun, sayangnya dari beberapa bukti yang ada, penggunaan kaca pembesar untuk membaca pertama disebutkan dalam bukunya Bacon.
Julius Hirschberg
     Julius Hirschberg, sejarawan ophthalmologi (ilmu pengobatan mata), menyebutkan dalam bukunya, bahwa perbesaran batu diawali dengan penemuan kaca pembesar dan barulah kacamata tahun 1300 atau abad ke-13 M. “Ibnu al-Haitham hanya melakukan penelitian mengenai pembesaran pada abad ke – 11 M,” cetusnya Hirschberg.

     Kacamata pertama disebutkan dalam buku pengobatan di Eropa pada abad ke-14 M. Bernard Gordon, Profesor pengobatan di Universitas Montpellier di selatan Perancis, mengatakan di tahun 1305 M tentang tetes mata (obat mata) sebagai alternatif bagi orang-orang tua yang tidak menggunakan kacamata.
Guy de Chauliac


     Tahun 1353 M, Guy de Chauliac menyebutkan jenis obat mata lain untuk menyembuhkan mata, dia mengatakan lebih baik menggunakan kacamata jika obat mata tidak berfungsi.

     Selain para ilmuwan di atas, adapula tiga cerita yang berbeda disebutkan oleh sarjana Italia, Redi (wafat tahun 1697). Cerita pertama, disebutkan dalam manuskrip Redi tahun 1299 M. Disebutkan dalam pembukaan bahwa pengarang adalah orang yang sudah tua dan tidak bisa membaca tanpa kacamata, yang ditemukan pada zamannya.

     Cerita kedua, juga diceritakan oleh Redi, menunjukkan bahwa kacamata disebutkan dalam sebuah pidato yang jelas tahun 1305 M, dimana pembicara mengatakan bahwa perlatan ini ditemukan tidak lebih cepat dari 20 tahun sebelum pidato tersebut diungkapkan.

     Cerita ketiga, menyebutkan bahwa biarawan (the monk) Alexander dari Spina (sebelah timur Itali) belajar bagaimana menggunakan kacamata. Dia wafat tahun 1313 M.

     Akhirnya tiga versi cerita berbeda tersebut menyebarluas, karena banyak buku lain yang mengadopsi cerita-cerita yang disebutkan Redi setelah dia wafat. Namun, beberapa sejarahwan ilmu pengetahuan mengatakan bahwa Redi telah membuat cerita bohong dan mereka tidak percaya.

     Bahkan, dalam buku Julius Hirschberg, juga disebutkan tentang cerita Redi itu, ditulis antara tahun 1899 dan 1918 di Jerman dan banyak informasi yang sudah tua dan banyak yang diperbaharui. Buku tersebut kemudian diterjemahkan (tanpa revisi) ke dalam bahasa Inggris dan dipublikasikan tahun 1985. Hasilnya, cerita Redi menyebar di Inggris, artikel penelitian itu ditolak kebenaran ceritanya dan ini ditolak Julius Hirschberg.

     Beberapa cerita bohong lain juga ditulis oleh seorang jurnalis di pertengahan abad ke 19 M. Dia mengklaim Roger Bacon merupakan penemu kacamata seperti. Bahkan ia juga menyebutkan bahwa biarawan (the Monk) Alexander juga telah diajarkan Roger Bacon bagaimana menggunakan kacamata. Kabar ini tentu saja dengan cepat menyebar.

     Kebohongan lain juga terlihat pada sebuah nisan. Seorang pengarang menunjukkan bahwa sebuah nisan di kuburan Nasrani yang berada di gereja, tertulis sebuah kalimat, “disini beristirahat Florence, penemu kacamata, Tuhan mengampuni dosanya, tahun 1317″. Masih banyak cerita atau mitos lainnya tentang penemu dan pembuatan kacamata di Eropa. Semua mengklaim sebagai penemu pertama alat bantu baca dan melihat itu.

Membuat Biodata menggunakan Java

      Halo semuanya, kali ini saya akan membagikan salah satu project java. Sebenarnya poject ini cukup sederhana, soalnya memang masih newbie sih dalam hal java, hehehe. Tapi semoga saja hal yang sederhana ini bisa bermanfaat bagi kalian semua. Langsung aja deh, bisa dilihat di bawah ini :
inputnya :
outputnya :

kodenya :

import java.io.*;
public class Biodata {

     public static void main(String[] args) {
        try{
String nDepan;

BufferedReader in = new
BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
System.out.print("Nama Depan : ");
String nNamaDepan = in.readLine();
System.out.print("Nama belakang : ");
String nNamaBelakang = in.readLine();
System.out.print("Alamat : ");
String nAlamat = in.readLine();
System.out.print("Kota : ");
String nKota = in.readLine();
System.out.print("Tempat lahir : ");
String nTempatLahir = in.readLine();
System.out.print("Tanggal lahir : ");
String nTanggalLahir = in.readLine();


System.out.println("------------------------");
System.out.println("        Biodataku       ");
System.out.println("------------------------");
System.out.println("Nama lengkap: " +nNamaDepan+" "+ nNamaBelakang );
System.out.println("Alamat :" +nAlamat+" "+nKota);       
System.out.println("TTL :" +nTempatLahir+","+nTanggalLahir);


}
catch(Exception e){
   

System.out.println(e);
}
    }
}

     Kalian bisa mengubah yang berwarna merah sesuai yang dengan kata-kata yang kalian ingin. Bila ada yang belum jelas bisa langsung ditanyakan. Wassalamualaikum wr. wb.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best CD Rates